Sejarah Kelahiran

 

Program Studi Arsitektur didirikan pada tanggal 1 Oktober 1965 dan menjadi cikal bakal berdirinya Fakultas Teknik berdasarkan  Surat Keputusan Menteri PTIP No. 248/Sek/P.U/ 1965 tanggal 20 Oktober 1965.

Peringkat Akreditasi

 

Saat ini, Program Studi Arsitektur terakreditasi ‘A’ berdasarkan Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) No. 204/SK/BAN-PT/Akred/S/VII/2014, berlaku lima tahun sejak 12 Juli 2014 sampai 11 Juli 2019. Hal ini adalah bentuk nyata pengakuan terhadap kualitas pembelajaran, sumber daya, dan fasilitas yang sudah dimiliki. Alumni Jurusan Arsitektur Udayana sudah dikenal dan diakui sebagai arsitek yang profesional dalam skala lokal, nasional, dan internasional.

Selengkapnya

Studio dan Laboratorium

 

Program Studi Arsitektur memiliki tujuh studio untuk kegiatan pembelajaran dan perancangan arsitektur. Juga tersedia laboratorium permukiman, perancangan kota, perancangan arsitektur, estetika bentuk, sains dan teknologi, budaya dan arsitektur, serta komputer.

Arsitektur Tradisional Bali

 

Program Studi Arsitektur menawarkan program studi yang unik dengan basis warisan budaya khususnya arsitektur tradisional Bali. Arsitektur Bali menjadi topik kajian dan studi yang menarik karena adanya perkembangan pariwisata dan ketertarikan dunia internasional terhadap kebudayaan Bali.

Staff Pengajar

 

Program Studi kami didukung oleh 47 tenaga pengajar penuh dengan kualifikasi Magister, Doktor, dan Profesor dari universitas yang terpercaya, baik dari dalam ataupun luar negeri.

Selengkapnya

Ruang Kuliah dan Seminar

 

Program Studi Arsitektur memiliki ruang kuliah dan seminar yang modern berkapasitas 30 hingga 100 orang.

Perpustakaan

 

Perpustakaan memiliki beragam koleksi mulai dari buku teks, skripsi, jurnal, dan publikasi ilmiah lainnya. Kami juga memiliki kluster komputer yang bisa digunakan mahasiswa dalam pembuatan tugas-tugas.

Riset dan Kerjasama

 

Program Studi Arsitektur memiliki kerjasama dengan lembaga luar baik dari pemerintah maupun swasta. Salah satu fokus riset adalah penggunaan arsitektur tradisional dalam desain modern seperti penelitian tentang budaya Bali dalam analisa struktur bangunan modern. Untuk pengabdian masyarakat, kami melakukan seminar, workshop, dan pameran yang berkaitan dengan arsitektur.